Selasa, 31 Agustus 2010

10 Jurus Sakti Atasi Virus dan worm


Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah ini ternyata berlaku juga di dunia komputer. Daripada mengeluarkan biaya besar untuk mengobati komputer, lebih baik sedini mungkin melakukan pengamanan yang dapat menjauhkan komputer Anda dari serangan virus.

Berikut sepuluh virus sakti untuk mengelakkan serangan virus dan worm pada komputer Anda:

1. Selalu lakukan Scan terhadap disket yang masuk ke dalam PC Anda.
Meski nampaknya sepele, tapi hal kecil ini akan membantu melindungi komputer Anda dari virus yang ditularkan melalui perilaku tukar menukar disket. Jika sebuah PC terinfeksi oleh virus, maka disket yang dimasukkan kedalamnya, kemungkinan besar akan terinfeksi juga. karena itu, jangan sembarangan membuka disket milik teman pada komputer Anda, sebelum disket itu lolos seleksi scandisk. Jika ternyata program scandisk dapat mendeteksi keberadaan virus tetapi tidak dapat menyembuhkannya, jangan memaksa untuk membuka file pada disket tersebut. Toh, ini juga bisa menjadi semacam warning bagi Anda, supaya segera melengkapi komputer Anda dengan penangkal virus.

2. Scan juga CD yang masuk kedalam CD drive Anda.
Meski tampaknya lebih eksklusif dan aman, tetapi CD ternyata juga memiliki potensi yang sama seperti disket, dalam menularkan virus. Karena itu, jangan lengah! Tetap lakukan scan terhadap sebuah CD yang akan dipasang pada komputer Anda, sekalipun CD itu baru saja dibeli dari toko.

3. Lakukan scan terhadap harddisk Anda, tiap kali Anda akan mulai bekerja dengannya.
Sebagaimana balita yang selalu diperiksa kesehatannya, PC Anda juga harus selalu dipantau apakah masih sehat atau telah terinfeksi oleh virus. Lagipula dengan melakukan scan terhadap harddisk sebelum memulai suatu pekerjaan, Anda mengurangi resiko gangguan yang diakibatkan oleh virus selama proses kerja Anda. Selain itu, juga memperkecil peluang terjadinya kerusakan pada file Anda.

4. Proteksi disket Anda, jika Anda memasukkannya ke dalam PC orang lain.
Seperti telah disebutkan diatas, jika Anda terpaksa harus memasukkan disket milik Anda ke dalam komputer orang lain, maka disket Anda perlu diproteksi terlebih dahulu. Konsekuensinya, Anda tidak dapat melakukan perubahan terhadap file yang tersimpan dalam disket tersebut.

5. Jangan sembarangan men-download attachment.
Dewasa ini banyak jenis worm yang mengirimkan copy dirinya dalam bentuk attachment e-mail. Misalnya worm Miss world. karena itu Anda jangan sembarang membuka attachment jika alamat pengirim tidak Anda kenal. Bahkan meskipun Anda mengenali alamat pengirim, jika tidak ada kesepakatan sebelumnya bahwa orang tersebut akan mengirimkan e-mail berikut attachment, maka sebaiknya Anda menghapus saja attachment tersebut. Tidak peduli betapapun menariknya subjek attachment tersebut. Karena banyak pencipta worm, memanfaatkan keingintahuan seseorang agar mau membuka attachment maut tersebut. Misalnya virus Jenifer Lopez dan worm Miss world yang dikatakan memuat gambar bugil Jenifer Lopez dan gambar Miss world dalam kostum bikini.

6. Selektif dalam membuka e-mail.
Begitu juga hukum yang berlaku dalam membuka e-mail. sejumlah virus dan worm menduplikasi dirinya dan mengirimkan copy tersebut pada seluruh alamat e-mail yang tertera pada address book Microsoft Outlook Express komputer yang diserangnya. Dengan demikian, si calon korban tidak akan menaruh kecurigaan dan dengan segera akan membuka e-mail beracun tersebut. Karena itu, jika Anda menerima e-mail dari seseorang yang Anda kenal, tetapi dengan subjek yang aneh sebaiknya langsung hapus saja e-mail itu. Kecuali Anda berdua memang sudah membuat janji sebelumnya.

7. Memasang dan selalu meng-update program antivirus pada komputer Anda.
Terkadang, orang yang masih awam dibidang komputer, merasa sudah aman jika sudah memasang program Norton atau MacAffee. Anda salah! Program antivirus itu memiliki masa kadaluarsa juga seperti makanan kaleng. Karena itu, Anda harus selalu meng-update program antivirus Anda. karena program antivirus yang sudah expired, tidak akan punya gigi lagi untuk menahan serangan virus pada komputer Anda.

8. Selalu mengikuti perkembangan berita terbaru tentang virus.
Selain memiliki masa kadaluarsa, program antivirus ini juga selalu mengalami update sehubungan dengan virus-virus baru yang terus di-release. Para ahli terus menerus melakukan pengembangan untuk menandingi pencipta virus yang juga berlomba-lomba menciptakan virus yang lebih ganas dari hari ke hari. Karena itu Anda harus rajin mengikuti berita tentang perkembangan virus yang terbaru. Setelah itu, Anda dapat mencari di internet perusahaan antivirus terbaru yang telah meng-update produknya untuk mengantisipasi serangan virus baru tersebut. Banyak sekali perusahaan software antivirus yang menyediakan fasilitas download gratis melalui internet.

9. Men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer Anda.
Sebagaimana diketahui, tidak ada program software yang sempurna. Maksudnya, pasti ada bug atau titik lemah di dalam software itu. demikian juga halnya yang terjadi dengan aplikasi Microsoft Outlook Express. Karena itu, dengan men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer Anda, berarti Anda telah menanggulangi bug yang ada pada program ini. Berkat bantuan program kecil ini, kinerja dari “satpam” Microsoft Outlook Express menjadi lebih maksimal dalam menjaga komputer Anda, dari virus atau worm yang menyerang dengan memanfaatkan address book Microsoft Outlook express.

10. Menonaktifkan Windows Scripting Host.
Sebagaimana diketahui, banyak virus dan worm baru yang dikembangkan dengan visual basic scripting di bawah sistem windows. Untuk memperkecil serangan, Anda sebaiknya menonaktifkan program yang berfungsi untuk mengotomatisasi suatu fungsi. Namun demikian, perlu diingat bahwa tidak semua virus berbahasa VBS dapat ditahan dengan menonaktifkan program ini.

Jumat, 06 Agustus 2010

Tips mem-Format Flashdisk dengan File system NTFS


Sebagian kita mungkin jarang memperhatikan tipe file sistem yang digunakan Flashdisk kita, apakah itu NTFS, FAT32 atau FAT. Untuk mengetahui file sistem yang digunakan, klik kanan Flashdisk di Windows Explorer dan pilih Properties. Di sana terlihat tipe File System yang digunakan.

Tetapi ketika kita akan mencoba mem-format melalui windows Explorer, mungkin disana tidak ada menu NTFS, adanya hanya FAT32 dan FAT. Bagaimana cara mem-format NTFS dan apa bedanya dengan FAT32 dan juga FAT ?


fat32-file-system

Mengapa NTFS ?

NTFS merupakan format file system Windows terbaru setelah FAT32, dan mempunyai beberapa kelebihan seperti kemampuan menyimpan tambahan informasi mengenai file/folder (metadata), fitur keamanan, kompresi data, struktur yang lebih baik dan lainnya.

Selain itu, tipe NTFS bisa digunakan untuk mem-format ukuran yang lebih besar, Untuk FAT hanya 2 GB, FAT32 8 TB ( 8.000 GB), sedangkan NTFS bisa sampai 16 EB ( 16 juta TB ). Meskipun demikian, tetap saja NTFS ada kekurangannya, seperti tidak terbaca di Win9x dan proses baca tulis ke disk yang lebih sering.

Karena tiap file/folder menyimpan informasi yang lebih banyak (metadata), maka proses baca tulis tiap file/folder akan lebih sering daripada tipe FAT32 atau FAT, sehingga untuk flashdisk, mempengaruhi umur (daya tahan). Mengingat Memory Flashdisk mempunyai batasan baca tulis. ( artikel tentang menjaga flashdisk agar lebih awet bisa dibaca disini : Karakteristik dan Tips menjaga Flashdisk lebih awet )

Mengaktifkan format NTFS di Windows Explorer

Bisa saja kita mem-format USB Flashdisk dengan tipe NTFS dengan bantuan HP USB Format Tools. Tetapi sebenarnya Windows Explorer bisa melakukannya. Untuk mengaktifkannya bisa diikuti langkah berikut

1. Buka System Properties dengan cara Klik kanan My Computer > Properties (atau dengan tombol Keyboard Win + Break )
2. Buka tab Hardware kemudian klik tombol Device Manager
3. Pilih Disk Drive dan pilih Flashdisk yang ingin di format dengan NTFS, klik kanan, pilih Properties.
4. Setelah terbuka pilih Tab Policies
5. Pilih Optimize for performance dan klik OK
usb-device-properties
6. Setelah itu coba klik kanan Drive flashdisk di windows Explorer dan pilih menu Format, maka disana seharusnya sudah muncul File System NTFS.

Yang perlu diperhatikan adalah ketika opsi ini diaktifkan, setiap mencabut flashdisk harus selalu melalui Safety Remove Hardware. Jika pilihan adalah “Optimize for quick removal” maka sebenarnya flashdisk bisa langsung dilepas, tanpa Safety Remove hardware

Test antara NTFS, FAT32 dan FAT

Saya telah mencoba beberapa perbandingan (terutama proses meng-copy data) dengan tipe yang berbeda-beda, dan hasilnya sebagai berikut :

* Copy 11 file (ukuran masing-masing sekitar 170 MB) total sekitar 1.8 GB
NTFS 04:44 ( 4 menit 46 detik )
FAT32 05:09 ( 5 menit 9 detik)
FAT 04:46 ( 4 menit 46 detik)
* Copy 1.297 files (ukuran antara 1 KB sampai 23 KB) dengan total 8,23 MB
NTFS 29 detik
FAT32 56 detik
FAT 58 detik
* Kapasitas setelah di Format
NTFS 2.038.044.672 bytes Used space 12.937.216 bytes (12.3 MB)
FAT32 2.046.959.616 bytes Used space 4.096 bytes (4.00 KB)
FAT 2.050.686.976 bytes Used Space 0 bytes

Terlihat proses copy data dengan NTFS, relatif lebih cepat, tetapi ukuran setelah di format sedikit lebih kecil karena memang diperlukan space tambahan yang lebih besar untuk informasi file/folder (metadata). Jika flashdisk sering digunakan untuk proses baca tulis dan tidak begitu memerlukan fitur-fitur NTFS, seperti keamanan data, maka memilih tipe FAT32 mungkin akan lebih baik.

Artikel berikutnya insyaAllah akan membahas tentang memanfaatkan tipe NTFS untuk melindungi Flahsdisk dari Virus yang akan membuat, menghapus atau memodifikasi Autorun.inf dengan program sederhana yang saya buat “Super Autorun”.

Kamis, 05 Agustus 2010

Stop Penyebaran Auto Virus Dengan USB Defender



Meskipun penyebaran virus melalui teknik Autorun Windows sudah mulai menurun, tetapi celah keamanan ini tidak bisa kita abaikan begitu saja. Sebagian virus masih tetap menggunakan Autorun.inf di USB Flashdisk sebagai pemicu agar mudah tersebar di berbagai komputer. Jika sebelumnya saya pernah membahas tentang Panda USB Vaccine, kini ada alternatif lain, yaitu USB Defender.

Teknik vaksinasi USB sebenarnya sudah lebih dari satu tahun digunakan oleh berbagai software keamanan. Termasuk antivirus lokal seperti Smadav juga menggunakan teknik ini. Teknik ini dengan membuat file atau folder dengan nama Autorun.inf yang di proteksi sehingga tidak bisa di hapus, di rename atau diubah. Dengan begini, virus yang akan membuat file autorun.inf tidak akan bisa dan penyebaran ke komputer lain bisa di kurangi.

Perlu di ingat bahwa vaksinasi seperti ini hanya mencegah penyebaran melalui autorun.inf saja dan tidak akan mencegah USB Flashdisk terkena virus. Jadi Flashdisk bisa tetap terkena virus, hanya saja tidak akan menyebar ke komputer lain secara otomatis.
USB Defender

USB Defender di kembangkan dengan teknik seperti itu, yaitu akan membuat Folder Autorun.inf yang di proteksi dengan 5 tingkatan. Penggunaannya sangat mudah, kita tinggal memilih drive USB Flash drive yang akan di proteksi, kemudian klik tombol Protect.

Agar proteksi menggunakan 5 tingkatan, menu Pro method harus diaktifkan ( di cek). Dan untuk melakukan hal ini, pengguna komputer harus mempunyai hak akses administrator.

Teknik proteksi menggunakan USB defender ini memang cukup ampuh. Seperti halnya Panda USB Vaccine, teknik proteksi ini tidak bisa di hapus dengan software Unlocker ( proteksi SmadAv masih bisa dihapus dengan Unlocker). Tetapi jika “Pro Method” tidak dipilih, proteksinya hanya 4 tingkatan (4/5) dan autorun.inf masih bisa dihapus dengan Unlocker. Oleh karena itu pastikan pro method dipilih ketika proteksi USB Flashdisk.

Jika Flashdisk kita sebelumnya sudah di proteksi dengan Panda USB Vaccine, proteksi tersebut tetap bisa kita ganti dengan proteksi dari USB Defender.

Selain bersifat portable ( tidak perlu install), USB Defender juga mendukung semua file sistem windows ( FAT atau NTFS ). Menurut pembuatnya, USB Defender juga lebih powerfull dibanding Panda USB Security dan USB Threat Defender.

Download USB Defender (~350 KB)

Jumat, 02 April 2010

Download Internet Download Manager 5.18.8 with Cracked

IDM sekarang mengeluarkan versi terbarunya yaitu Internet Download Manager 5.18.8

Saya tidak usah jelaskan apa keunggulan IDM, silahkan baca postingan saya sebelumnya tentang IDM, jadi langsung saya kasih saja link downloadnya ya ....

Download free Internet Download Manager 5.18.8
click here
Kemudian Download Crack Internet Download Manager 5.18.8 di
click here

buruan download sebelum di tutup atau di remove crack nya sama server hotfile

Serial Number, Download AVG Internet Security 9.0

AVG Internet Security 9.0.716.1803

Complete protection for everything you do

We know when you go online you want to be able to surf, search, download, bank, and shop safely.

With AVG Internet Security, our most advanced protection, you get a worry-free online experience
every time. Internet Security’s multiple layers of protection mean you don’t have to worry about
identity theft, spam or viruses. And it’ll even prevent you from accidentally visiting harmful
sites.

It’s faster, smarter security that won’t slow your computer down.

* Safely bank and shop online without fear of identity theft thanks to AVG’s new Identity
Protection technology

* Surf, and search with confidence, with LinkScanner® checking web pages at the only time
that matters – right before you click that link

* Exchange photos and other files with friends over IM and social networks safe from the
risk of accidental virus infection

* Safely download music and applications

* Keep your inbox clear of phishers, scammers, and spammers so you can focus on using your
email to stay in touch with friends and family

* Enjoy consistently high speed scanning performance with our new enhanced virus scanner

Download AVG Internet Security 9.0.716.1803 di
http://hotfile.com/dl/23304945/282078c/AVGIS9.0.716.rar.html
Password : annajerte
 
Catatanku © 2014 Templates | Wasiso